// home

TULISAN TERBARU

Hukum Praksiologi Dalam Menjawab Permasalahan Keadilan Bagi Petani

Dalam artikel di Akal dan Kehendak edisi kemarin, Pak Imam Semar dalam kolom komentar menanyakan mengapa saya sangat benci sekali kepada BULOG. Bukannya saya pernah dipukuli oleh orang BULOG ataupun gabah Bapak saya dirampok; ini terkait dengan usaha penyampaian kebenaran dan penegakan keadilan. Hukum praksiologi mengatakan: "ketika pertukaran tidak terjadi secara sukarela melainkan karena paksaan, maka salah satu pihak akan mendapat keuntungan di atas kerugian pihak lain". Di sini saya menggunakan istilah hukum praksiologi, untuk sedikit mengontraskan bidang ekonomi dengan praksiologi. Praksiologi sebagai sebuah metode a priori meletakkan dasar pada logika tindakan. Jadi dari sudut pandang praksiologi, ilmu ekonomi sebenarnya adalah berkenaan dengan cara berpikir dan bukan sebuah ilmu yang dapat diobservasi secara empiris.

CATATAN BAWAH

  • Dari ketiga kesebelasan sepakbola yang saya jagokan--Ceko, Portugal, Belanda, semuanya sudah keok semua, dan sumpede saat ini saya tidak kepingin menulis ini.  Pada detik ini yang justru terlintas adalah sesuatu tentang peramalan.  Dari perspektif tertentu, sepak bola adalah versi mini kehidupan, di mana sejumlah variabel penting dipastikan dan peraturannya sudah ditetapkan, termasuk mana perilaku yang diperbolehkan dan  mana yang dilarang.  Siapa mengira Belanda akan kalah dari Rusia?  Di sisi lain, kita cenderung yakin bahkan mendekati 100%  bahwa seandainya kesebelasan Belanda melawan PSSI, PSSI berpeluang besar kalah--meski mustahil dipastikan skornya.  Peramalan selalu melibatkan misteri. Maksud saya, kapankah probabilitas akan cenderung mengecil dan kapan akan membesar?  Kapankah agregasi dapat meningkatkan probabilitas akurasi peramalan, dan kapan sebaliknya? "Persoalan" dengan probabilitas dan peramalan adalah daya tariknya yang besar, dan fakta bahwa pasar menjanjikan hadiah yang besar bagi siapa yang mampu melakukannya dengan baik. #
  • RIP: Sudha Shenoy (1943-2008). Di blogosphere hari ini ada berita tentang kematiannya akibat kanker. Saya tidak pernah bertemu dengannya; saya cuma kenal ekonom asal India ini lewat beberapa tulisannya tentang Austrian economics dan satu artikel wawancara di Institut. Sudha ekonom Austria yang tinggal di Australia; dia termasuk ekonom yang ingin saya temui. Sayangnya, pertemuan ini tidak akan pernah terjadi. Tapi saya  maklum.  Selamat jalan, Sudha. #
  • 1. Rencana Live blogging Dari rak-rak buku mertua, saya berhasil 'mengamankan' beberapa buku tua. Yang menarik di antaranya adalah: Economic Sophisms karya Bastiat; The General Theory karya Keynes, Introduction to Keynes karya Alvin Hansen, dan Mencari Bentuk Perekonomian Indonesia. Semuanya sudah usang. Yang belum pernah saya baca dan paling menarik saat ini adalah buku terakhir. Buku ini berupa bunga rampai terbitan Kompas. Tahunnya, saya lupa; tapi nanti saya cek; cakupannya kurang lebih ttg perekonomian RI dari awal hingga awal 1980-an. Isinya sempat saya intip minggu lalu: ada beberapa tulisan Mubyarto tentang ekonomi Pancasila dan hasil simposium koperasinya, ada artikel tulisan Emil Salim, alm. Mahbub Junaidi, dkk. Yang menarik, hampir semua tesis di buku ini masih relevan sampai sekarang. Dalam arti tidak ada pembahasan berarti selama ini untuk membantah apa yang keliru, dan menggarisbawahi mana yang cukup akurat. Hari ini saya memutuskan akan melakukan Live Blogging terhadap sejumlah artikel (mungkin 5 atau 10 saja) yang saya anggap paling penting. Mulai minggu depan, saya akan mencoba mengkritisi pandangan penulis-penulis tersebut—yang sebagian sudah mendahului kita, sambil menyajikan ringkasan dan ulasan saya di Jurnal ini. 2. Mencari Buku-Ekonomi Tua Saya sedang mencari buku-buku tua/klasik tentang ekonomi, dalam bahasa Inggris maupun Indonesia, karya para penulis Indonesia; baik yang berisi hal-hal menyangkut ekonomi sebagai sains atau tentang perekonomian Indonesia. Bagi pembaca yang kebetulan memilikinya, dan bersedia melepaskannya/barter, sudilah kiranya menghubungi saya lewat email di bagian bawah halaman awal Jurnal ini. (Terima kasih sebelumnya!) #
  • Saya baru selesai perbaiki, gabung dan format ulang naskah Persoalan-Persoalan Epistemologis Dalam Ilmu-Ilmu Pengetahuan Sosial Yang Mengkaji Tindakan Manusia, Ludwig von Mises, Human Action, Bab II, (40 halaman). Silakan unduh dari tab PDF. #
  • Fasilitas Share This! di jurnal ini telah dimatikan untuk sementara sebab selain bikin lambat upload files, cara serupa untuk kirim file ke teman sudah ada (built-in) di bagian atas setiap artikel. #
Jurnal Kebebasan: Akal dan Kehendak

Selamat Datang di Akal & Kehendak

Akaldankehendak.com, ad ignotum, pemantik api kebebasan, mutakhir saban Senin. Volume II Edisi no. 36 yang terbit hari ini (30/6) menurunkan 2 artikel menarik. Yang pertama adalah esei tentang pertanian; yang kedua, tentang masyarakat. Terima kasih atas kunjungan Anda! Jangan lupa tinggalkan tanggapan/komentar/kritiknya. Salam!