Edisi 71

Hibernasi Akaldankehendak.com dan Gangguan Server?

Jurnal Kebebasan: Akal dan Kehendak

Volume III, Edisi No. 72 Tanggal 4 Mei 2009

Akhir-akhir ini ada dua hal yang cukup disayangkan tentang Jurnal ini. Anda patron dan penikmat setia Akaldankehendak.com mungkin ikut merasakannya.

Pertama: hampir sebulan terakhir tidak ada pemutakhiran artikel ataupun berita.  Apakah jurnal ini ikut-ikutan berhibernasi mengikuti masuknya musim gugur di Australia?

Kedua: dalam dua minggu terakhir bulan April lalu Akaldankehendak.com mengalami dua gangguan teknis-mula-mula situs muncul tetapi artikel-artikelnya tidak dapat diakses secara sempurna; lalu di minggu terakhir, situs tidak dapat diakses sama sekali.  Ada apa ini?

Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih banyak kepada teman-teman dan para pengunjung, baik yang lama dan baru, yang telah mengabarii saya via email tentang masalah-masalah tersebut. Sebagian berita dalam posting kali sudah saya kabarkan lewat email balasan saya.  Pada kesempatan ini saya ingin menambahkan beberapa hal, sekaligus memublikasikannya secara umum kepada semua penikmat Jurnal.

Jurnal A&K tidak ikut-ikutan hibernasi! Ini perlu dikatakan meski harus saya akui musim dingin memang membuat hari-hari terasa berjalan lamban dan saya sering dikepung rasa letargia akibat udara dan angin dingin Canberra.   Anak tunggal saya, yang sekarang sudah bersekolah di kelas mainstream Australia,  beberapa kali sempat bertanya, “Ayah, Akaldankehendak.com sudah bolong berapa edisi?”   Hmm, kepada diri sendiri saya berjanji akan berusaha mencari waktu untuk rutin menulis lagi. Mulai hari ini.

Di tengah kesibukan dan tantangan dalam menjalani rutinitas (hidup) baru di negeri yang indah ini, saya tetap “memaksakan” diri memantau perkembangan tanah air, terutama seputar pemilu dan polah para politisi, lama dan baru–termasuk agen-agen intelektual mereka–yang ingin masuk bursa kekuasaan.  Memaksakan diri? Ya, sebab hampir semuanya boleh dikategorikan tidak menarik, bahkan, terus terang, banalitas yang menjijikkan.

Secara sambil-lalu saya juga mencoba mempelajari kebijakan-kebijakan pemerintah Australia di bawah PM. Kevin Rudd; yang saya nilai akan menjerumuskan negara ini melalui defisit fiskal menuju negara kesejahteraan (welfare state), dalam nama apapun mereka akan menyebutnya kelak. (Bulan Maret lalu harian nasional(!) Kompas sempat menyarikan tulisan Kevin Rudd, yang sedikit banyak berisi mitologi tentang pasar bebas.  Saya sempat membuat ulasannya, tetapi tidak sempat saya publikasikan di Jurnal ini. Secara umum, kebijakan-kebijakan ekonomi Australia tidak berbeda jauh dari yang ditempuh negara-negara besar semacam AS, Jerman, Prancis–seperti berupa bailout, bagi-bagi uang, dan penggenjotan belanja pemerintah.)

Masalah-masalah teknis yang sempat mengganggu Jurnal bulan lalu sama sekali tidak ada kaitannya dengan kinerja Dapur Hosting, host yang saya langgani! Layanan mereka andal; respons mereka cepat. Kalau Anda sedang mencari host yang bagus untuk situs Anda, maka saya akan rekomendasikan layanan mereka. Cari saja alamat mereka di Google.)

Masalah teknis pertama adalah persoalan cache yang melibatkan plug-in Wordpress supercache.  Sekarang sudah saya matikan dan mungkin akan saya aktifkan lagi kalau sudah ada dimutakhirkan.

Masalah tenis kedua, yaitu ketika A&K tidak bisa diakses secara total, adalah semata karena kelebihan kuota bandwith. Konon, menurut penjelasan pelayanan pelanggan DH, bandwith itu ibarat bensin bagi motor/mobil.  Selama ini batasannya untuk A&K, 3 giga.  Lebih dari kuota tersebut, Jurnal ini praktis tidak bakal bisa diakses di bulan berjalan tersebut, dan baru akan bisa diakses lagi di bulan berikutnya.  Saya disarankan meningkatkan kuota tersebut sebab pengunjung Jurnal ini sudah semakin banyak, terutama sejak awal 2009.

Memang, sejak akhir Desember, kunjungan ke A&K tercatat meningkat pesat.  Padahal di bulan-bulan tersebut pemutakhiran Jurnal sedang tersendat!

Untunglah–dan ini semacam bukti bahwa–hampir semua artikel di Akaldankehendak.com bersifat abadi.  Evergreen. Artikel-artikel di dalamnya tahan lama dan susah basi, seniscaya kebenaran akan terus dicari manusia;-p.

Mereka kiranya akan tetap aktual hingga lama,sampai kelak anak-anak Oom Imam Semar, Oom Giyanto, dan putra-putri tercinta saya dan Anda semua mulai melek internet dan mempertanyakan apa yang salah dengan dunia ini dan apa itu makna sejati Kebebasan, Akal dan Kehendak mereka….

Salam hangat!


Tulisan lain yang mungkin terkait:

Discussion

One comment for “Hibernasi Akaldankehendak.com dan Gangguan Server?”

  1. Wah kabar gembira berarti Nad—tentang peningkatan jumlah pembaca. Tapi menurut saya, banyak alasan orang untuk membaca sesuatu: membaca untuk menolak, membaca untuk curiga, membaca untuk percaya, membaca untuk meragukan. Semoga orang yang membaca untuk menolak punya alasan yang jelas dan berani dengan tegas menulis tentang ketidakkesepakatannya dalam jurnal ini.

    Semoga…

    Posted by Giyanto | May 6, 2009, 6:02 pm

Kirim komentar

Arsip Bulanan

Rekomendasi

buku_rothbard.jpg
Apa Yang Dilakukan Pemerintah Terhadap Uang Kita?; Oleh: Murray Newton Rothbard; PT. Granit, Yayasan Obor Indonesia; ISBN : 97897916217 -4-8; tersedia di toko-toko buku terdekat. (Intip cuplikannya).
alt text
Membela Kapitalisme Global; Oleh: Johan Norberg; FNS Jakarta; tersedia di toko-toko buku terdekat. (Baca resensinya di sini).
Economic  Activism Blogs - Blog Catalog Blog Directory