Asides

Keluarga Besar Bond

KELUARGA BESAR BOND

SUN (Surat Utang Negara): surat pengakuan utang dalam Rp atau valas; pembayaran bunga dan pokok dijamin Pemerintah negara Republik Indonesia, sesuai dengan masa berlakunya.

SBSN (Surat Berharga Syariah Negara): Serupa SUN. Menurut tenornya dapat terbit dengan jangka waktu jatuh tempo lebih dari 1 tahun (jangka panjang) atau maksimum satu tahun. Imbal hasil, yang ditetapkan sesuai kesepakatan di awal, dapat fixed atau floating. SBSN dapat terbit dalam Rupiah maupun valas.

alt text

I. Tentang SUN

SUN ada dua macam, yaitu 1) Obligasi negara (ON),  dan; 2) Surat Perbendaharaan Negara (SPN)

I.1. ON: SUN berjangka waktu lebih dari 12 bulan dengan kupon dan/atau dengan pembayaran bunga secara diskonto.  ON dikelompokkan dalam dua denominasi yaitu:

I.1.a  ON Valas: Obligasi Negara dalam mata uang asing.

I.1.b. ON Rupiah: Obligasi Negara dalam mata uang Rupiah.

I.1.b.1 ON dengan kupon:

  • VR (Variable Rate): Obligasi Negara Rupiah yang diterbitkan dengan bunga mengambang dengan referensi tingkat suku bunga SBI 3 bulan dan dibayarkan setiap 3 bulan.
  • FR (Fixed Rate): Obligasi Negara dengan tingkat bunga tetap; saat ini terdiri dari beberapa jenis:
  • FR Reg (Fixed Rate Regular): Obligasi Negara dalam Rupiah, diterbitkan dengan tingkat suku bunga tetap; dibayarkan setiap enam bulan.
  • ??ORI (Obligasi Negara Ritel): Obligasi Negara dengan tingkat bunga tetap; pembayaran kuponnya setiap bulan. Penjualan ORI di pasar perdana hanya diperuntukkan kepada investor individu.

I.1.b.2  ON Tanpa Kupon (pembayaran bunga secara diskonto):

  • ZCB (Zero Coupon Bond): Obligasi Negara yang pembayaran kuponnya secara diskonto. Investor memperoleh keuntungan dari selisih harga beli (at discount) dengan nilai nominal saat jatuh tempo, atau saat dijual sebelum jatuh tempo.

I.2. SPN (Surat Perbendaharaan Negara):

SUN berjangka waktu s/d 12 bulan dengan pembayaran bunga secara diskonto.

II.  Tentang SBSN (Surat Berharga Syariah Negara)

  • Bdsrkan tenornya SBSN dapat berjangka waktu jatuh tempo lebih dari 1 tahun (jangka panjang) atau jangka waktu jatuh tempo sampai dengan satu tahun.
  • Dapat bersifat tetap (fixed) atau mengambang (floating).
  • Dapat diterbitkan dalam Rupiah maupun valas.
  • Pokok yang membedakan antara SUN dengan SBSN adalah tujuan penerbitan dan teknik perikatan/perjanjian penerbitannya.
  • UU 24 Tahun 2002: SUN hanya untuk pembiayaan defisit APBN dan pengelolaan portofolio utang.
  • UU 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara: SBSN dapat diterbitkan untuk membiayai pembangunan proyek, khususnya dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur, selain untuk membiayai APBN, baik pembiayaan umum maupun pembiayaan cash mismatch.
  • SBSN dapat dibedakan berdasarkan akadnya:

a. Ijarah

  • Diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad Ijarah di mana satu pihak atau melalui wakilnya menjual atau menyewakan hak manfaat atas aset kepada pihak lain
  • Harga dan periode sesuai kesepakatan.

b. Mudharabah

  • Diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad mudharabah di  mana suatu pihak menyediakan modal (rab al-maal) dan pihak lain menyediakan tenaga dan keahlian (mudharib);
  • Keuntungan kerjasama tersebut dibagi berdasarkan perbandingan yang telah disetujui sebelumnya.
  • Kerugian yang timbul ditanggung sepenuhnya oleh pemodal.

c. Musyarakah

  • Diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad musyarakah di mana dua pihak atau lebih bekerjasama menggabungkan modal untuk membangun proyek baru, mengembangkan proyek yang telah ada, atau membiayai usaha.
  • Keuntungan maupun kerugian ditanggung bersama sesuai jumlah partisipasi modal masing-masing pihak.

d. Istisna’

  • Diterbitkan berdasarkan perjanjian atau akad istisna’ di mana para pihak menyepakati jual beli dalam rangka pembiayaan suatu barang.
  • Harga, waktu penyerahan, dan spesifikasi barang/proyek ditentukan terlebih dahulu.
  • Per semester I tahun 2008 belum ada SBSN yang diterbitkan.
  • Semester II tahun 2008 akan diterbitkan SBSN, menggunakan akad Ijarah, di dalam dan luar negeri.

(Sumber: Nota Keuangan, APBN 2009, hal. VI-49 dan 50)

Kirim artikel ini:
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someoneShare on RedditShare on StumbleUpon

Tulisan lain yang mungkin terkait:

Discussion

No comments for “Keluarga Besar Bond”

Komentari

Arsip Bulanan

Rekomendasi

buku_rothbard.jpg
Apa Yang Dilakukan Pemerintah Terhadap Uang Kita?; Oleh: Murray Newton Rothbard; PT. Granit, Yayasan Obor Indonesia; ISBN : 97897916217 -4-8; tersedia di toko-toko buku terdekat. (Intip cuplikannya).
alt text
Membela Kapitalisme Global; Oleh: Johan Norberg; FNS Jakarta; tersedia di toko-toko buku terdekat. (Baca resensinya di sini).
Economic  Activism Blogs - Blog Catalog Blog Directory
%d bloggers like this: