Asides

Catatan Mudik dan BLT

Hari ini saya resmi mudik.

Seperti biasa, tengah malam saya biasanya kelaparan. Semalam saya menengok warung di depan rumah, yang ternyata tidak buka. Akhirnya saya tidak makan. Tadi pagi saya bertanya kepada  kakak saya; kenapa kok warung tersebut tidak buka. Jawabannya sangat menarik.

Kata kakakku, memang begitu.  Setiap selesai pembagian BLT [Bantuan Langsung Tunai]  di kampung saya, warung di depan rumah selalu tidak buka.

Bukankah ini fenomena aneh? Apakah kalau sudah mendapat BLT Rp. 400.000 seseorang harus berhenti bekerja?

Kakakku melanjutkan. Katanya, orang-orang kampung sehabis mendapat dana BLT langsung berbondong-bondong pergi ke pasar untuk belanja. Dalam hati saya bertanya-tanya, bagaimana administratur desa mengkategorikan orang sebagai miskin? Apakah jika rumah mereka terbuat bambu, terus mereka dikategorikan miskin?

Okelah kalau kriterianya demikian. Ambilah contoh Mas Man penjual nasi di depan rumah saya tersebut. Rumahnya memang terbuat dari bambu. Tapi bukankah dia masih muda dan dalam kategori ilmu demografi bisa dikatakan dalam usia produktif. Dengan kata lain, bukankah Mas Man berpotensi menjadi lebih kaya apabila dia bekerja lebih keras? Lha apa jadinya jika hanya dengan uang Rp. 400.000 Mas Man sudah merasa tidak lagi perlu bekerja?

Ya, itulah nasib masyarakat kita di negeri yang malang. Negeri yang mengajarkan anak muda bahwa dengan tidak usah bekerja dia bisa mendapat uang secara cuma-cuma. Negeri yang mengajarkan bahwa cara-cara mengemis adalah lebih bijak daripada harus berjualan nasi.

Salam!

Jurnal Kebebasan: Akal dan Kehendak
Volume II, Edisi 49, Tanggal 29 September, 2008
Rubrik: Catatan Bawah
Oleh: Giyanto

Kirim artikel ini:
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someoneShare on RedditShare on StumbleUpon

Tulisan lain yang mungkin terkait:

Discussion

One comment for “Catatan Mudik dan BLT”

  1. […] Catatan Mudik dan BLT […]

    Posted by INVESTASI PROPERTY « Elfiraworotitjan's Blog | 19 September 2010, 10:58 am

Komentari

Arsip Bulanan

Rekomendasi

buku_rothbard.jpg
Apa Yang Dilakukan Pemerintah Terhadap Uang Kita?; Oleh: Murray Newton Rothbard; PT. Granit, Yayasan Obor Indonesia; ISBN : 97897916217 -4-8; tersedia di toko-toko buku terdekat. (Intip cuplikannya).
alt text
Membela Kapitalisme Global; Oleh: Johan Norberg; FNS Jakarta; tersedia di toko-toko buku terdekat. (Baca resensinya di sini).
Economic  Activism Blogs - Blog Catalog Blog Directory