// Arsip

Featured

This category contains 9 posts

Mises Boot Camp Indonesia!

Mises Boot Camp Indonesia ini kesempatan langka bagi yang mau memperkaya pemahaman ekonominya.  Silakan klik poster di sebelah dan catat tanggal mainnya. Apapun latar belakang kita, kita perlu memahami ekonomi dengan baik. Sebab ekonomi terlalu penting untuk diserahkan kepada para  ekonom dan “ekonom” semata.  (Klik untuk  5 alasan tambahan.) Bagi yang latar belakang pendidikannya ilmu […]

Research Day 2008 FEUI dan Masa Depan Praksiologi

Kata Prof. Azis, “Seandainya perbankan tidak ikut bermain, maka keparahan krisis tidak mungkin sedalam ini.” Bravo, Prof! teriak saya dalam hati. Ini mengimplisitkan “kontribusi” sektor perbankan terhadap krisis. Prof. Azis tidak menjelaskan lebih jauh. Ini dapat dimaklumi, sebab jika Anda ekonom/pengamat ekonomi, penjelasan tentang krisis juga tergantung seberapa dalam Anda bersedia mengusutnya. (Aturan mainnya adalah Anda bisa fokus pada sisi mana saja, tapi jangan mempertanyakan pemerintah atau sistem perbankan, sebab itu tabu.)

Solidarisme dan Laissez Faire

Pada mulanya solidaritas atau solidarisme sebagai doktrin politik berangkat dari visi yang mirip dengan ideal pasar bebas laissez faire. Semua individu anggota masyarakat sama berkepentingan dan punya memiliki kepentingan sama dalam berekonomi, dalam berumah-tangga sehari-hari. Rona egalitarian di kedua wajah masing-masing menyiratkan keyakinan bahwa penyelenggaran sistem ekonomi masyarakat paling baik adalah yang tidak memandang bulu, tidak memfavoritkan satu golongan di atas kelompok lain….

Pidato Hayek pada Penganugerahan Hadiah Nobel Ekonomi 1974

Dengan diselenggarakannya penganugerahan hadiah Nobel untuk sains ekonomi, siapapun yang namanya tercantum sebagai salah seorang penerima medali bersama pasti akan merasakan rasa syukur yang dalam. Semua ekonom pun tentunya memiliki alasan yang kuat untuk berterimakasih kepada Swedish Riksbank yang telah menilai bahwa bidang studi studi mereka layak dianugerahi kehormatan yang tinggi ini. Namun demikian, harus saya akui bahwa seandainya kepada saya ditanyakan apakah Hadiah Nobel perlu dianugerahkan untuk bidang ekonomi, akan langsung saya katakan bahwa saya menentangnya.

Ekonomi yang Tercerabut

… Masalahnya bukan ekonomi pasar, tetapi ekonomi pasar yang berlaku dewasa ini adalah jenis ekonomi pasar yang tercerabut (disembedded). Sekali lagi, genius ekonomi pasar sungguh dapat membantu terciptanya hidup bersama asal kehidupan bersama tidak diperlakukan sebagai pasar.

Mentalitas Anti-Kapitalistik (Bagian 11 – Tamat)

Jurnal Kebebasan: Akal dan Kehendak Volume II Edisi 49, Tanggal 29 September 2008 Oleh: Ludwig von Mises Alihbahasa: Nad ( Bagian 11 – Tamat) BAB V “ANTIKOMUNISME” VS. KAPITALISME Di manapun di alam semesta ini tidak ada stabilitas dan tidak pernah tercipta immobilitas. Perubahan dan transformasi adalah ciri-ciri esensial kehidupan. Setiap duduknya perkara adalah kefanaan.  […]

Mentalitas Anti-Kapitalistik (Bagian 10)

Ini bagian kesepuluh dari 11 bagian tulisan yang direncanakan. Dijelaskan di sini prasangka sebagian orang terhadap kebebasan; hubungan kebebasan peradaban Barat; serta seberapa jauh makna kebebasan bagi negara-negara Oriental.

Mentalitas Anti-Kapitalistik (Bagian 9)

Kritik terhadap kapitalisme dan pembelaannya di bagian ini semakin tajam dan kian menguat. Ludwig von Mises menjelaskan makna keadilan dalam konteks ekonomi secara konkrit; ia menjelaskan signifikansi modal (kapital) dalam upaya manusia untuk meningkatkan tingkat kesejahteraan dan standar hidupnya. Dengan tulisan ini kita semakin mendekati bagian akhir buku ini…

Mentalitas Anti-Kapitalistik (Bagian 8)

Para kritikus kelas-dua melontarkan tuduhan-tuduhan mereka terhadap kapitalisme: Pertama, kata mereka, kepemilikan kendaraan bermotor, perangkat televisi, dan lemari es tidak membuat orang menjadi bahagia. Kedua, tambah mereka, masih banyak orang yang tidak memiliki satupun peranti tersebut. Kedua proposisi tersebut memang benar adanya; namun, kesalahannya tidak dapat dilimpahkan kepada sistem kerjasama sosial yang kapitalistik.

Mentalitas Anti-Kapitalistik (Bagian 7)

Apa yang salah dengan para pengarang ini bukanlah terletak pada kenyataan bahwa mereka telah memilih untuk memotret kenestapaan dan kemiskinan. Seorang seniman akan dapat memperlihatkan kehebatannya dalam menangani subyek apapun. Kesalahan besar mereka terletak pada misrepresentasi dan misinterpretasi mereka yang tendensius terhadap kondisi-kondisi sosial.

Arsip Bulanan

Rekomendasi

buku_rothbard.jpg
Apa Yang Dilakukan Pemerintah Terhadap Uang Kita?; Oleh: Murray Newton Rothbard; PT. Granit, Yayasan Obor Indonesia; ISBN : 97897916217 -4-8; tersedia di toko-toko buku terdekat. (Intip cuplikannya).
alt text
Membela Kapitalisme Global; Oleh: Johan Norberg; FNS Jakarta; tersedia di toko-toko buku terdekat. (Baca resensinya di sini).
Economic  Activism Blogs - Blog Catalog Blog Directory